Privacy Policy - Skularsi
Follow us

Syarat dan Ketentuan

 

Terima kasih telah mengunjungi serta menggunakan platform Skularsi.
Skularsi, sebuah platform wadah beasiswa antara pemberi dan penerima beasiswa. Skularsi telah menyiapkan beberapa syarat penggunaan untuk memastikan bahwa platform skularsi mempunyai nilai guna, memberikan manfaat, dan bersifat aman bagi semua pihak. Anda disarankan untuk membaca syarat dan ketentuan ini dengan seksama.

Syarat dan ketentuan ini mengatur penggunaan dan akses Platform Skularsi. Ketentuan Penggunaan ini merupakan suatu perjanjian antara Anda dengan PT. Rajo Net Indonesia sebagai badan yang secara sah menurut hukum perundang-undangan yang berlaku di Indonesia serta layanannya,

Dengan mengakses Platform dan / atau menggunakan Layanan Skularsi, Maka Anda setuju untuk dengan Syarat Penggunaan di bawah ini :

 

  1. Semua konten pada platform Skularsi adalah hak dan dipatenkan oleh Skularsi, platform pemberi dan penerima beasiswa yang terdaftar dalam PT. Rajo Net Indonesia, dan dilindungi oleh undang-undang hak cipta.
  2. Pengguna Skularsi dapat mencetak dari syarat dan ketentuan ini untuk penggunaan pribadi, seperti digunakan untuk pembelajaran, evaluasi, untuk meningkatkan kinerja dari Skularsi.
  3. Pengguna dari Skularsi diwajibkan untuk memberikan data berupa informasi yang valid dan dapat di pertanggung jawabkan.
  4. Pengguna dilarang memberikan dan/atau meminta pihak lain untuk memberikan data atau informasi yang tidak benar, serta memalsukan data atau keterangan lainnya.

Semua data penerima manfaat harus patuh dan tunduk terhadap ketentuan berikut :

  1. Bebas dari narkoba untuk semua calon Beasiswa Skularsi.
  2. Bebas dari pemakaian obat terlarang;
  3. Mempunyai prestasi dan non prestasi serta masuk dalam persyaratan penerimaan beasiswa;
  4. Memiliki semangat yang tinggi dalam belajar dan mencari ilmu pengetahuan;
  5. Memiliki jiwa sosial yang tinggi;
  6. Bersedia menandatangani surat pernyataan yang menyatakan bahwa penerima beasiswa Skularsi :
  7. Tidak sedang menerima beasiswa dari sumber lain;
  8. Jika di dapatkan dikemudian hari penerima beasiswa juga terdaftar dalam beasiswa lainnya, maka tim penerima beasiswa dan tim Skularsi akan menindak lanjuti bahwa penerima beasiswa telah melanggar dan akan dikenakan sanksi;
  9. Tidak terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar hukum, atau mengikuti organisasi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila;
  10. Tidak pernah/akan terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar kode etik Akademik;
  11. Selalu mengabdi untuk kepentingan Bangsa Indonesia;
  12. Selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia;
  13. Tidak melakukan praktik ilegal;
  14. Tidak melakukan kegiatan di luar batas norma, seperti memperkosa, jual beli barang haram, dan sejenis lainnya;
  15. Jika terdapat hal yang di sebutkan poin disebut diatas, pemberi dan tim Skularsi berhak mengeluarkan penerima;
  16. Sanggup memenuhi ketentuan beasiswa yang ditetapkan oleh Pemberi beasiswa dan Program Skularsi;
  17. Menyampaikan data dan dokumen yang benar, sesuai aslinya, apabila ternyata tidak sah, penerima bersedia menerima sanksi hukum yang berlaku dan dimasukkan ke dalam daftar hitam (blacklist) sebagai pendaftar Skularsi;
  18. Penetapan penerima Beasiswa Skularsi dilakukan berdasarkan sistem kompetisi, skala prioritas, kualifikasi dan kuota yang tersedia pada Mitra Skularsi.
  19. Bagi siswa dan mahasiswa yang sudah ditetapkan sebagai penerima Program Beasiswa Skularsi tahap-1 akan ditetapkan kembali pada tahap ke 2 setelah dilakukan verifikasi ulang ketentuan dan persyaratan.
  20. Dana Beasiswa Skularsi akan disalurkan melalui Bank a/n Rajonet Indonesia.

Donatur Pasif

Ketika Anda menjadi donatur Pasif yaitu donatur yang tidak terikat pada perjanjian yang secara lepas memberikan dana beasiswa kapanpun setiap waktu, terdapat beberapa informasi pribadi yang akan Kami minta seperti nama, alamat email, dan nomor telepon.

Donatur Aktif

Apabila Anda mendaftar sebagai Donatur Aktif yaitu donatur yang memberikan donasi dalam setiap bulannya yang menjalin kerjasama menggunakan autodebit dengan bank yang tersedia, terdapat beberapa informasi pribadi yang akan Kami minta seperti nama, alamat email, nomor telepon, foto diri, foto KTP, nomor rekening, foto rekening/ ATM, NPWP dan informasi lainnya sesuai dengan keperluan kebijakan bank terkait. Kebijakan tersebut Kami minta diperuntukkan keperluan lebih lanjut agar Kami bisa menghubungi Anda dan administratif perbankan.

  1. Sehubungan dengan pendebetan sebagaimana dimaksud dalam Pendaftaran dan Kuasa Pendebetan Rekening ini, Pihak Pertama wajib senantiasa menyediakan dana yang cukup pada Rekening sebelum dilakukannya pendebetan dan menjaga Rekening dalam keadaan aktif.
  2. Dengan ditandatanganinya Pendaftaran dan Kuasa pendebetan Rekening ini, maka secara otomatis metode pembayaran Donasi ini akan menjadi autodebet Rekening Bank dan pendebetan akan dilakukan setiap tanggal periode pembayaran.
  3. Apabila pada saat akan dilakukan pendebetan, ternyata saldo pada Rekening Pihak Pertama tidak mencukupi, maka Bank tidak berkewajiban untuk melaksanakan pendebetan Rekening Pihak Pertama dan karenanya kewajiban pembayaran kepada Pihak Kedua sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pihak Pertama dan akan diselesaikan secara langsung antara Pihak Pertama dengan Pihak Kedua tanpa melibatkan Bank.
  4. Apabila pendebetan pada periode pembayaran tidak berhasil, maka proses pendebetan Rekening Bank selanjutnya merupakan akumulasi total pendebetan dengan periode pembayaran sebelumnya.
  5. Pihak Pertama dan Pihak Kedua bertanggung jawab penuh atas kebenaran informasi yang diberikan berikut segala akibatnya dalam Pendaftaran dan Kuasa Pendebetan Rekening termasuk dokumen lampirannya.
  6. Sebagai lampiran Pendaftaran dan Kuasa Pendebetan Rekening ini, Pihak pertama dengan ini melampirkan : Foto copy buku tabungan halaman pertama dan foto copy kartu ATM Foto copy KTP
  7. Bahwa atas pemberian dan pelaksanaan kuasa tersebut, Pihak Pertama dan Pihak Kedua membebaskan Bank atas segala kerugian dan atau tuntutan apapun dari pihak manapun termasuk Pihak Pertama dan Pihak Kedua termasuk tapi tidak terbatas pada masalah dalam pendebetan dan pengkreditan, pendataan dan sebagainya. Atas segala perselisihan dan akibatnya antara Pihak Pertama dan Pihak Kedua atau dengan siapapun menjadi tanggung jawab Pihak Pertama dan Pihak Kedua.
  8. Pihak Bank akan melakukan konfirmasi kepada donatur.

    Kami meminta informasi yang diperlukan guna memenuhi permintaan Anda untuk menggunakan website skularsi. Informasi Anda Kami simpan dan digunakan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang, peraturan, kebijakan dan hukum pemerintah yang berlaku. Apabila Anda memilih untuk tidak memberikan informasi apapun, Kami mungkin tidak dapat memenuhi permintaan Anda dalam menggunakan website skularsi, tetapi Anda tetap bisa menggunakan website skularsi sebagai pengguna umum.

Kami juga dapat mengumpulkan Informasi Pribadi Anda dari pihak ketiga (termasuk afiliasi, agen, vendor, mitra, siswa dan pihak lainnya yang memberikan layanan kepada Kami, mengumpulkan Data Pribadi dan/atau melakukan tugas atas nama Kami, atau dengan siapa Kami melakukan kerjasama).

Dalam kasus tersebut, Kami hanya akan mengumpulkan Informasi Pribadi Anda guna untuk atau sehubungan dengan tujuan yang melibatkan pihak ketiga tersebut atau tujuan kerjasama Kami dengan pihak ketiga tersebut (tergantung pada situasinya). Khususnya pada saat anda.

Skularsi telah melakukan kerjasama dengan berbagai produk payment gateway dengan ketentuan sebagai berikut :

wdt_ID Metode Pembayaran Online Payment
1 BCA, BRAVIA, BNI, MANDIRI, PERMATA BANK, ATM BERSAMA, ALTO, PRIMA Rp4,000
2 Gopay 2%
3 QRIS 0.7%
4 ShopeePay 1.5%

Perolehan donasi yang ditampilkan pada halaman galang dana merupakan total dari donasi offline dan donasi online sebelum dikenakan biaya administrasi.

Perlu Anda ketahui Skularsi tidak mengenakan biaya administrasi ketika Anda melakukan donasi. Skularsi hanya mengenakan biaya administrasi operasional dari Mitra Skularsi sebesar Rp. 500.000/ Mitra Skularsi (Instansi Lembaga Pendidikan) serta operasional 10% dari nilai biaya pendidikan.